///Mendatangkan surga ke bumi

Mendatangkan surga ke bumi

Tuhan Yesus mengajarkan supaya kita berdoa agar Kerajaan Allah datang dan kehendak Tuhan terjadi di bumi seperti di surga (Mat. 6:9). Apakah artinya? Kerajaan Allah adalah datangnya pemerintahan Allah (Raja yang di surga/alam roh) menjadi nyata di bumi/alam nyata. Ini berarti, surga “berinvasi” ke bumi. Hal-hal yang ada di alam roh menerobos memasuki bumi, dan menjadi kenyataan di dalam kehidupan kita. Ketika surga berinvasi ke bumi seperti ini, kehendak Rajanya pun terjadi di bumi. Salah satu kehendak Tuhan bagi kehidupan manusia di bumi adalah adalah supaya manusia pilihanNya dilepaskan dari kuasa kerajaan gelap dan berpindah ke dalam kerajaan Allah, dan ini berarti kita akan melihat serta mengalami setan diusir, penyakit disembuhkan, serta manusia diselamatkan, karena pemulihan terjadi atas manusia di bumi. Mari kita melihat lebih dalam tentang kenyataan Kerajaan Allah ini.

Kenyataan yang Telah Diselesaikan oleh Kristus

Setelah Kristus mati dan bangkit, Ia duduk di sebelah kanan Allah Bapa untuk memerintah dari posisi itu. Kristus sebagai Raja ternyata memerintah dari alam surga atau alam roh. Karena itu, kenyataan Kerajaan Allah haruslah berasal dari alam roh. Kristus adalah Raja yang unik. Ia memerintah setelah menebus manusia berdosa dengan kematianNya di kayu salib. Oleh penebusan itu, Ia telah menggenapkan/menuntaskan seluruh substansi keselamatan kekal itu di dalam diriNya. Semua substansi keselamatan kekal telah ada/terjadi/nyata di surga/alam roh, namun barulah menjadi kenyataan yang dapat dialami oleh manusia jika didatangkan ke bumi/alam nyata. Isi substansi keselamatan kekal ini berwujud banyak hal: kelepasan, kemerdekaan, kesembuhan, kekudusan, dsb, yang intinya adalah pemulihan yang utuh pada segala aspek. Pada saat kenyataan surga ini berinvasi ke bumi, manusia pun mengalami pengalaman keselamatan kekal. Masing-masing aspek substansi keselamatan kekal menjadi nyata di dalam kehidupan si manusia. Mengapa hal ini bisa terjadi? Semua yang disediakan/dikerjakan Allah di Kerajaan Allah/surga/alam roh telah DISELESAIKAN OLEH KRISTUS melalui salibNya, maka ini semua sudah menjadi kenyataan yang siap dipindahkan ke bumi/kehidupan kita/alam nyata.

Yang perlu kita ingat adalah bahwa keselamatan/hidup kekal bukanlah hanya menyangkut pengampunan dosa saja. Keselamatan dalam bahasa aslinya mempunyai arti BEBAS DARI SEGALA IKATAN MUSUH. Itu sebabnya, diselamatkan kekal berarti dimerdekakan dari apa pun yang membelenggu kita, setelah kita mengalami pengalaman kelahiran baru. Karya Kristus bersifat total, yaitu utuh/lengkap. Kristus telah melepaskan kita dari belenggu dosa, setan, dunia, penyakit, dan keinginan-keinginan daging. Itu sebabnya, segala aspek kemerdekaan ini tersedia untuk kita alami di bumi.

Kunci Kenyataan Kerajaan Allah

Kenyataan-kenyataan yang telah selesai di surga itu ternyata hanya bisa didatangkan ke bumi melalui peran ekklesia. Pada edisi-edisi sebelumnya, kita telah belajar bahwa ekklesia adalah kumpulan orang percaya yang menjadi perwakilan Allah di bumi, yang berfungsi untuk memperluas KerajaanNya di bumi. Untuk tujuan itu, Allah telah memberikan KUNCI-KUNCI KERAJAAN kepada ekklesia-Nya, yaitu pelayanan ekklesia untuk MELEPASKAN ORANG DARI SEGALA IKATAN MUSUH DAN MEMBAWA ORANG ITU HIDUP SEMAKIN MAKSIMAL DALAM KENYATAAN KERAJAAN ALLAH. Betapa luar biasanya kuasa yang diberikan Allah kepada kita gerejaNya. Bayangkan, melalui kitalah Allah mempercayakan pekerjaan menghadirkan kenyataan KerajaanNya di bumi. Inilah tugas gereja, yaitu mendatangkan semua kenyataan-kenyataan yang telah tuntas tersedia dengan sempurna di surga, ke dalam hidup kita dan orang lain. Inilah yang disebut dengan mendatangkan surga ke bumi, yaitu “mengikat apa yang TELAH diikat di surga” dan “melepaskan apa yang TELAH terlepas di Surga.” (Mat. 16:18-19; 18:18-19).

Iman yang Memindahkan, Bukan Hanya Melihat

Bagaimanakah caranya agar kita dapat berhasil menggunakan kunci-kunci Kerajaan itu untuk mendatangkan surga ke bumi? Kita tidak dapat melakukan hal itu dengan kekuatan manusia, melainkan harus dengan IMAN. Alkitab berkata bahwa oleh iman kita mengerti bahwa apa yg kita lihat telah terjadi dari melihat apa yang tidak kita lihat (Ibr.1:1-3). Iman dapat melihat kenyataan-kenyataan yang ada di alam roh/surga.,dan dengan iman kita mengetahui hal-hal yang telah diselesaikan oleh Kristus di alam roh/surga. Namun bukan hanya itu, iman juga memberi kita kuasa untuk memindahkan kenyataan-kenyataan tersebut ke bumi. Ingat, iman sebesar biji sesawi pun dapat memindahkan “gunung”! Karena itu, gunakan kunci-kunci Kerajaan Allah dengan iman yang dapat memindahkan kenyataan-kenyataan illahi tersebut ke bumi. Lakukan dengan pengakuan iman, yaitu perkataan yang kita ucapkan berdasarkan iman percaya kita oleh perkataan yang Tuhan ucapkan (Firman Tuhan). Itulah kuasa mengikat dan melepaskan yang Tuhan berikan.

Banyak orang Kristen yang keliru berpikir bahwa Injil hanya perlu didengar oleh orang yang belum percaya saja. Sebenarnya, Injil adalah kuasa yang membenarkan orang percaya sehingga ia dapat BERTOLAK DARI IMAN KEPADA IMAN. Orang benar hidup oleh iman (Rm. 1:16-17). Jadi karena Injillah (yang meneguhkan iman), kita dapat bergerak dari pekerjaan iman yang satu kepada pekerjaan iman yang lainnya/berikutnya. Oleh karena itu betapa pentingnya bagi orang-orang percaya untuk selalu berpegang teguh kepada berita Injil. Baca dan renungkan setiap bagian Firman Tuhan dalam konteks Injil setiap saat, karena kita perlu bukan hanya memberitakan Injil kepada orang tidak percaya tetapi kepada diri sendiri juga, agar kita mampu melakukan segala sesuatu dengan iman, sehingga dengan demikian berhasil menggunakan kunci-kunci Kerajaan Allah untuk mendatangkan surga ke bumi, baik bagi diri sendiri dan bagi orang lain.

Mari terus bertekun dalam Injil dan memberi diri agar iman kita semakin diteguhkan!

2019-10-17T13:46:50+07:00