//Mengapa HOME bukan HOUSE?

Mengapa HOME bukan HOUSE?

Dalam bahasa Inggris, sebuah bangunan yang kita tinggali yang terdiri dari ruang tamu, ruang tidur, kamar mandi dan lain-lain disebut sebagai HOUSE, yaitu bagunan fisik yang berfungsi sebagai tempat tinggal.

Sedangkan kata HOME bermakna sebuah “wadah” di mana kita merasa betah berada di dalamnya sekalipun itu bukan sebuah rumah dalam bentuk fisik dan tidak harus milik sendiri, bisa berupa lingkungan yang bersahabat, komunitas ataupun sebuah perkumpulan.

Contoh: jika kita mendengar kata-kata ini dari orang-orang yang bertamu/datang ke rumah kita, “I feel at home”, maksudnya adalah orang tersebut merasakan perasaan yang nyaman jika ia datang ke rumah kita. Atau seorang turis Amerika saat datang ke Jakarta berkata, “This is my home”, artinya turis tersebut merasa nyaman berada di Jakarta.

Namun dalam bahasa Indonesia, baik HOUSE maupun HOME disebut dengan satu kata yang sama yaitu RUMAH, walaupun makna sesungguhnya berbeda.

Sebuah pepatah berkata,”Adalah lebih berharga hubungan keluarga (home) daripada bangunan rumah (house).” Karena bangunan rumah tidak dapat memenuhi kebutuhan berelasi dari sesama anggota komunitas. Hal ini mengingatkan kita akan peribahasa orang Inggris yang berkata: “You can buy a house but not a home”
(Anda dapat membeli sebuah bangunan rumah, tetapi bukan hubungan keluarga).

2019-10-05T01:49:31+00:00