///Menjadi Pribadi yang Bertekun dalam Firman Tuhan

Menjadi Pribadi yang Bertekun dalam Firman Tuhan

Kerinduan kami sebagai penatua untuk setiap jemaat Tuhan semakin menghidupi kebenaran Firman Tuhan dalam segala sisi kehidupannya terus-menerus berkobar dan tak putus-putus; betapa kami ingin setiap pribadi dapat mengenal kehendak Tuhan yang benar dan berjalan dalam panggilan-Nya! Oleh karenanya, kami para penatua tidak bosan-bosan untuk terus menyampaikan betapa pentingnya bagi anak-anak Allah untuk memiliki fokus hidup yang berpusatkan Kristus dan tentunya itu berarti kami juga menolong jemaat untuk berlatih hidup dengan berpusatkan pada kebenaran Firman-Nya.

Dalam perumpamaan tentang seorang penabur benih, yang menjelaskan bagaimana Firman Tuhan yang baik dan benar, beinh Firman menjadi  tidak dapat bertumbuh baik dan berbuah dalam wujud kebenaran-Nya apabila orang yang menerima Firman yang baik dan benar itu  tidak memiliki tanah (kualitas dan karakter hati) yang baik.  Dalam Lukas 8:11, Yesus menegaskan bahwa benih itu ialah Firman Allah. Selanjutnya dalam Lukas 8:15, Yesus menjelaskan, “Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan.” Tuhan merindukan Firman-Nya dapat bertumbuh dengan baik dan benar dalam setiap pribadi anak-Nya, yang memiliki hati yang baik dan yang mau terus menekuninya dengan benar.

Teruslah bertekun dalam Firman sambil berdoa, senantiasa mintalah pimpinan Roh Kudus untuk kita dapat memahami Firman-Nya dengan benar.  Apabila ada bagian tertentu yang kita belum pahami secara benar, sebaiknya kita jangan menafsir Alkitab dengan pengertian sendiri yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip penafsiran yang benar, tetapi baiklah kita bertanya atau berdiskusi dalam komunitas yang sehat. Jangan ragu untuk bertanya kepada orang-orang yang Tuhan percayakan sebagai otoritas bagi kita, yang lebih dulu memahami penafsiran yang tepat, di dalam sikap hati penuh kasih dan kerendahan hati. Inilah yang akan membawa kita terus bertumbuh sebagai pribadi dengan hati yang baik, seperti jenis tanah yang baik dan yang pada akhirnya mengeluarkan buah dalam ketekunan.

Kiranya Tuhan memberkati ketekunan kita masing-masing!

2019-09-27T12:21:05+07:00