Mesir ke Kanaan

Kedua peristiwa terbesar dalam sejarah Israel adalah fondasi bagi pendirian Kerajaan Allah, yaitu peristiwa Keluaran dari Mesir dan Penaklukan Kanaan (yang dimulai dengan kota Yerikho). Jadi, kalau kedua peristiwa itu tidak pernah terjadi, ini berarti Alkitab dinyatakan sebagai suatu kebohongan dan sejarah Kerajaan Allah dinyatakan sebagai suatu penipuan, dongeng, atau mitos. Itu sebabnya, adalah penting sekali, demi meletakkan fondasi pewahyuan Kerajaan Allah yang benar, bahwa kita bisa yakin dengan kedua kebenaran itu sebagai benar-benar adalah fakta sejarah dan bukan cuma mitos belaka!

 

Alkitab Dituduh Tidak Benar dan Hanya Mitos

Kita sebagai orang yang percaya kepada Allah sangat yakin bahwa semua yang diceritakan dalam Alkitab adalah benar 100% karena inilah pewahyuan Allah sendiri lewat berbagai-bagai saksi. Tetapi, bagaimana kita dapat menjawab ilmuwan-ilmuwan, professor-profesor, bahkan agamawan-agamawan yang berkata bahwa isi Alkitab adalah tidak benar atau fiksi atau mitos atau lebih kacau lagi, kebohongan dan penipuan?

Kalau Alkitab adalah benar, kita harus hidup menurut Alkitab, tetapi kalau Alkitab adalah tidak benar, berarti pedoman kehidupan yang kita andalkan adalah omong kosong, dan demikian pula pengajaran Kerajaan Allah.

Rasul Petrus telah menantang kita untuk memberi jawaban kepada setiap orang yang bertanya kepada kita ataupun menantang kita:

1 Petrus 3:15, “Siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu.”

Iman kita tidak buta. Iman kita adalah berdasarkan kebenaran, dan kapan pun jika mungkin, kita perlu melihat bukti-bukti kebenaran sebagai landasan iman kita. Orang-orang yang berkata, “Oh, yang penting percaya saja dengan iman! Tidak perlu bukti-bukti!” justru adalah mereka yang nanti mudah tertipu oleh kuasa kegelapan dengan tipu dayanya dan kebohongannya. Kita yang percaya bahwa Alkitab sanggup tahan uji tidak takut Alkitab diperiksa, ditantang, dipertanyakan, dan sebagainya. Kalau Alkitab adalah benar, kebenarannya akan menjadi nyata. Iman kita lahir dari Firman Kebenaran, dan bukan mitos, dongeng, atau kebohongan.

Roma 10:17, “Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”

2 Tesalonika 2:9-11,“Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka. Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta.”

Kebenaran-kebenaran Alkitab tentang beberapa peristiwa sejarah yang sangat mendasar sudah mulai diserang habis-habisan sejak 100 tahun yang lalu dan hal ini akan kita selidiki selama beberapa bulan ke depan dengan tujuan, di akhir seri ini, Anda juga akan berkata, “Sudah betul semuanya yang dicatat di dalam Alkitab!”

 

Tim Ilmuwan Penentang Alkitab

Kita perlu menyadari bahwa ada sejumlah ilmuwan yang menolak isi Alkitab dan menolak kebenaran bahwa pernah terjadi bangsa Israel tinggal dan mengalami multiplikasi di Mesir, bahwa pernah terjadi peristiwa ajaib Keluaran dan bahwa Yosua pernah menaklukkan kota Yerikho. Dalam bulan-bulan berikutnya, hal-hal ini akan kita selidiki dengan saksama. Sekarang, mari berkenalan dulu dengan tim ilmuwan dari kubu penentang kisah Alkitab.

Para ilmuwan di atas sangatlah terkenal tetapi semuanya memiliki satu kelemahan yang sama, yaitu mereka yakin bahwa tahun Keluaran adalah 1250 SM dan tahun penaklukan Yerikho adalah tahun 1210 SM. Tahun yang mereka yakini ini adalah 200 sesudah tanggal-tanggal peristiwa itu ditentukan dalam Alkitab, yaitu, menurut silsilah dalam Kejadian 5 dan Kejadian 11, peristiwa Keluaran itu telah terjadi antara tahun 1500 SM dan 1450 SM. Hal ini diteguhkan dengan tanggal Keluaran yang dicatat dalam Alkitab:

1 Raja-Raja 6:1, “Dan terjadilah pada tahun keempat ratus delapan puluh sesudah orang Israel keluar dari tanah Mesir, pada tahun keempat sesudah Salomo menjadi raja atas Israel.”

Bait Suci Salomo dibangun pada sekitar tahun 970 SM. 480 tahun sebelumnya adalah tahun 1450 SM. Inilah waktu yang tercatat di Alkitab sebagai terjadinya Keluaran, bukan tahun 1250 SM yang diyakini para ilmuwan penentang Alkitab itu! Mereka terlambat 200 tahun!

 

Tim Ilmuwan Pendukung Alkitab

Setelah kita melihat para ilmuwan penentang Alkitab dan kesalahan fatal yang mereka buat, mari berkenalan dengan para ilmuwan yang mendukung kisah Alkitab. Mereka ini telah menyatakan banyak sekali bukti-bukti kebenaran kisah Alkitab, hanya bukan di tahun 1250-1210 SM tetapi di sekitar tahun 1500-1430 SM.

Hanya empat dari para ilmuwan ini yang merupakan orang beriman kepada Yesus Kristus, tetapi penyelidikan secara ilmiah membuat mereka menghasilkan temuan-temuan yang menunjukkan bahwa kisah Alkitab tentang masa Israel di Mesir sampai menaklukkan Yerikho dan Negeri Perjanjian adalah berdasarkan hasil riset yang kuat.

Firman Tuhan berkata:

1 Yohanes 5:9, “Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat.”

Iman kita tidak berdasarkan ilmu pengetahuan: ilmu sejarah Mesir, ilmu arkeologi, atau hal-hal lain kecuali Firman Tuhan. Namun, dunia ilmu pengetahuan adalah kesaksian manusia yang pastilah mendukung kesaksian Allah yang lebih kuat. Betapa indahnya bila kesaksian manusia juga meneguhkan kesaksian Allah itu!

 

Beberapa Topik Penting untuk Kita Selidiki

Serangan-serangan terhadap kebenaran Alkitab yang sangat-sangat penting untuk kita telusuri adalah kisah perjalanan keturunan Abraham dari Kanaan sampai Mesir dan kemudian perjalanan mereka dari Mesir sampai menaklukkan Kanaan sebagai Negeri Perjanjian.

Seluruh pembahasan ini akan dibagi ke dalam delapan topik:

1. Kedatangan Yusuf dan keluarga Yakub di Mesir

2. Multiplikasi 70 pendatang menjadi bangsa besar

3. Masa perbudakan di Mesir

4. Murka Tuhan yang dicurahkan atas bangsa Mesir

5. Keluaran dari Mesir

6. Perjalanan 40 tahun

7. Memasuki Kanaan dan mengalahkan kota Yerikho

8. Penaklukan Negeri Perjanjian

Dalam edisi bulan depan, kita akan menyelidiki topik yang pertama tentang kedatangan Yusuf sebagai budak yang dibeli Potifar. Apakah memang ada bukti bahwa Yusuf pernah datang ke Mesir dan menjadi seorang “Perdana Menteri” yang menyelamatkan bangsa Mesir? Kita akan mendengar dari beberapa ilmuwan dan arkeolog ahli, yang akan berkata bahwa sama sekali tidak ada bukti tentang orang yang bernama Yusuf di Mesir. Mengapakah mereka berkesimpulan demikian dan apakah ada informasi lain yang mungkin membuktikan kebenaran Alkitab? Bulan depan, kita akan melihat hal-hal dahsyat yang akan sangat menguatkan iman Anda. Nantikan dan bacalah dengan teliti majalah build! edisi bulan depan. Sampai jumpa!

 

2019-10-11T12:20:39+07:00