//MURID KRISTUS : Tukang Bangunan & Batu Hidup

MURID KRISTUS : Tukang Bangunan & Batu Hidup

Lalu, apakah bagian kita sebagai murid-muridNya? Selama bertahun-tahun itu, saya bergumul untuk mencari tahu apakah arti dari pemuridan itu. Apakah pekerjaan yang harus dilakukan oleh setiap murid Kristus? Bukankah murid (mathetes) artinya seseorang pengikut dan pelajar (pemagang)? Murid adalah seseorang yang mengikuti kemanapun gurunya pergi, dan menjadi pemagang yang melakukan apa yang gurunya lakukan. Sebagai murid Kristus, Kristus yang melakukan segala pekerjaan-Nya melalui murid-muridNya. Kita sebagai orang Kristen memiliki guru yang tinggal di dalam dan di antara murid-muridNya. Memang kita melakukan apa yang Kristus lakukan, tetapi kita hanyalah alat ekspresi-Nya.

 

MURID MEMBANGUN RUMAH
Jadi, pekerjaan apakah yang dilakukan oleh murid Kristus sebagai pemagangNya? Murid selalu melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh gurunya. Ada banyak pola pemuridan untuk mengikuti apa yang dulu Kristus lakukan sebelum Ia bangkit dan duduk di sebelah kanan Allah, Bapa. Itu pola pemuridan yang tidak tepat. Kita harus melakukan apa yang sedang Kristus lakukan sekarang. Itulah sebabnya, saya kurang setuju jikalau menggunakan pertanyaan WWJD (What Would Jesus Do? = Apa yang dulu akan dilakukan Yesus?). Ketika ada persoalan, banyak orang berefleksi, “Kira-kira dulu apa yang Kristus akan lakukan dalam situasi seperti ini?” Memang tidak salah mempelajari dari sejarah apa yang Yesus dulu akan lakukan dalam situasi-situasi tertentu, tetapi Kristus adalah pribadi yang hidup dan sekarang tinggal di dalam kita. Masalahnya, sekarang Kristus berfokus melakukan sesuatu pekerjaan yang utama. Kristus sedang membangun rumah-Nya. Jadi, menjadi murid Kristus adalah mengikut Kristus dan melakukan apa yang sedang Ia lakukan, yaitu membangun rumah-Nya. Saya menemukan bahwa orang-orang yang berfokus membangun rumah Tuhan adalah orang-orang yang bertumbuh sangat pesat di dalam pemuridan. Mereka melakukan pekerjaan membangun rumah Tuhan, lalu menolong orang lain untuk membangun rumah Tuhan, akan bertumbuh dan mencapai potensi maksimalnya.

 

TUKANG SEKALIGUS BATU HIDUP
Jadi, murid-murid adalah pembangun rumah Tuhan. Kalau begitu, murid-murid juga adalah tukang-tukang bangunan dan sekaligus batu-batu hidupnya. Pada bulan ini, kita akan belajar bagaimana berfungsi sebagai tukang bangunan yang saling membangun di dalam jemaat dasar, untuk membangun rumah Tuhan sampai mencapai kepenuhannya. Marilah kita bertumbuh sebagai murid-murid Kristus, bertumbuh sebagai tukang bangunan dan batu-batu hidup.

2019-10-09T16:06:40+00:00