Pergaulan

Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. (Amsal 13:20) Image

Renungan:
Dengan siapa kita bergaul, demikianlah kita jadinya. Kata-kata ini sering kita dengar sebagai ungkapan bahwa berhati-hatilah dalam pergaulan. Pergaulan yang sehat seharusnya bisa membuat kita bertumbuh dan menjadikan kita besar. Namun bila salah dalam menentukan pergaulan, kita yang akan dirugikan karena akibat dari pergaulan yang buruk tersebut. Kebiasaan yang buruk mempengaruhi kebiasaan yang baik, kata-kata ini tentu tidak boleh kita lupakan dalam kita menentukan pergaulan. Amsal ini bahkan mempertegasnya dengan siapa seharusnya kita bergaul, agar hasil dari pergaulan tersebut menjadikan kita bijak. Namun jika kita bergaul dengan orang bebal akan menjadi malang. Untuk itu tentukanlah yang baik dalam kita memilih pergaulan. Kita dapat memilih dengan siapa kita bergaul.

Refleksi:
1.Bagaimana kualitas pergaulan saya saat ini?
2.Apakah saat ini saya berada ditengah-tengah pergaulan yang membuat saya bertumbuh atau sebaliknya?

Repetisi:
1.Kenalilah dalam setiap pergaulan kita, dengan siapa kita berteman.
2.Ingatlah Amsal 13:20 ini dalam kita memilih pergaulan.

2019-10-10T01:03:36+00:00