///PERJANJIAN KELEPASAN

PERJANJIAN KELEPASAN

Hal apakah yang dilakukan oleh kuasa kegelapan? Paulus menjelaskan bahwa pekerjaan kuasa kegelapan adalah membutakan mata hati orang-orang yang belum bertobat untuk percaya kepada Injil. Katanya, “yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah,”(2 Kor 4:4).

Ada 3 ciri dari orang-orang yang harus kita lepaskan dalam perjanjian kelepasan:
1. Orang-orang yang tidak percaya.
Apakah Anda mengalami keterikatan? Anda mengalami kesulitan melepaskan diri dari berbagai pekerjaan kuasa kegelapan yang menyiksa Anda? Anda tidak dapat mengalahkan roh jahat dengan alasan apapun, kecuali dengan perjanjian kelepasan. Pahamilah perjanjian kelepasan, maka setan pasti dikalahkan. Setan sangat takut pada orang yang memegang perjanjian kelepasan. Karena kelepasan adalah hak orang percaya yang hidup di dalam perjanjian kelepasan.
Itulah sebabnya, pekerjaan orang percaya adalah mengusir roh-roh jahat atau ilah zaman ini yang telah membuat orang-orang untuk tidak percaya kepada Injil. Lukas menulis apa yang dilakukan Yesus, katanya: “Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit. Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,”(Luk 9:1-2).
2. Orang-orang yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini.
Banyak orang yang tidak menyadari bahwa pikiran mereka telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka hanya melihat Yesus hanya sebagai orang baik. Yesus dianggap sebagai guru etika yang mengajarkan tentang kebajikan kepada orang lain. Tetapi kalau matanya telah dicelikan, maka penilaian mereka akan berubah. Paulus bersaksi, “Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang juga pun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian,”(II Kor 5:16).
3. Orang-orang yang tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus.
Hanya orang yang menerima Yesuslah yang akan melihat kemuliaan Kristus. Paulus berkata, “Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah. Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus. Sebab Allah yang telah berfirman: ‘Dari dalam gelap akan terbit terang!’, Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus,”(II Kor 4:3-6).
Perjanjian Allah itu pasti. Berpeganglah kepadanya, maka kelepasan pasti terjadi. Kelepasan adalah suatu proses untuk berjalan terus-menerus di dalam iman. Semakin kita bertumbuh dalam iman, makin kita akan melihat banyak berkat Allah yang akan mengikuti kita. Allah itu setia pada janjiNya. Jangan pernah menyerah, teruslah berjalan di dalam perjanjian kelepasanNya.

2006-11-24T11:53:26+00:00