[email protected]

 

Apakah Anda ingin lebih produktif dan mendapat kepuasan didalam kerja Anda?
Berikut ini adalah beberapa tips untuk memperbaiki pola pikir, rutinitas dan gaya kerja Anda. Ikuti berbagai tips ini, dan Anda akan melihat perubahan yang terjadi!

1. Buatlah perencanaan
Mulailah hari Anda dengan memberikan ektra waktu 15 menit setiap hari untuk menyusun perencanaan. Tuliskan 1 s/d 3 hal-hal yang terpenting yang harus Anda lakukan hari ini. Pikirkan 3 prioritas hari ini yang menunjang kearah target Anda. Dan jangan lupa, orang yang mudah jenuh & bosan adalah orang yang tidak memiliki ”peta kehidupan” yang jelas. Jadi buatlah ”goal setting” Anda, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

2. Buatlah ”Power Question”
Tuliskan di sebuah ”post-it-note” atau diselembar kertas, tulisan ”Apakah saya sudah gunakan waktu saya dengan maksimal hari ini?” Tulisan pertanyaan ini akan menolong pikiran Anda untuk bertindak produktif dan keluar dari lingkaran malas-malasan.

3. Jangan jadi ”Perfeksionis”
Seorang perfeksionis tidak akan pernah puas dengan apa yang dilakukan hari ini. Selalu saja ada kesalahan, ada problem dan ada hal yang tidak beres dengan tugas hari ini. Anda tidak bisa bertindak seperti Tuhan yang bisa menyelesaikan segala sesuatu dengan sempurna. Terimalah kekurangan yang terjadi. Yang penting, hal-hal utama sudah bisa terselesaikan.

4. Jangan langsung cek email
Kecuali apabila memang tugas Anda mengharuskan mengecek email dari menit ke menit, maka letakan urusan email setelah tugas yang paling penting bisa diselesaikan. Sadarkah Anda, berapa banyak orang yang terjebak dengan email dan berlama-lama didepan komputer dan melakukan hal-hal yang bukan prioritas utama?

5. Take a break
Setiap 1 – 2 jam berkonsentrasi didepan komputer atau tenggelam dengan segala macam analisa, ada baiknya bila Anda istirahat sejenak barang 10 – 15 menit. Hal ini akan memulihkan konsentrasi dan fisik Anda kembali.

6.Putuskan untuk selalu “happy”, antusias, selalu mengucap syukur dan berpikiran positif
Menjadi sosok profesional yang produktif dan kompetitif, tidak berarti Anda harus serius setiap saat. Buat keputusan untuk “happy all the time” dan latihan berespon positif walau sedang “puyeng 7 keliling”. Hindari percakapan negatif yang akan meruntuhkan semangat Anda.

7.Menerima & memahami rekan kerja yang negatif
Orang yang bersikap dan berpikiran negatif, biasanya sedang mengalami masalah atau memiliki latar belakang yang kurang menyenangkan. Belajar untuk memahami mereka. Ketika Anda menjumpai orang yang menyebalkan, Anda hanya memiliki 2 pilihan, yaitu menjadi emosi dan tertular negatif atau tetapkan dalam pikiran Anda,”Dia pasti sedang alami masalah berat, saya akan coba untuk memotivasi dia”. Intinya, Anda mau tersedot sikap negatif dia, atau Anda mau menebar aura positif kepada dia. Anda yang pilih!

8.Bila Anda sedang banyak masalah,
“Go slow”!. Jangan terburu nafsu. Selesaikan satu persatu. Seperti melerai benang kusut, lakukan setahap demi setahap. Cari seseorang (yang berpikiran positif) untuk bisa bagi cerita masalah Anda. Sekali lagi, jauhi si “negative thinker” dan tukang gosip.

9.Jangan coba menggeser “gunung”
Pernah alami hal seperti ini? Deadline ketat, boss yang “menyebalkan”, pelanggan yang kasar, rekan kerja yang egois, komputer yang “lemot” (lambat). Hadapi saja semuanya dengan mengucap syukur, jangan coba-coba punya keinginan untuk mengubah “gunung” yang tidak bisa digeser. Cari jalan lain, putar, u-turn, intinya, tujuan tetap harus tercapai. Jangan merengek dan mengeluh dikaki ”gunung” dan buang-buang waktu!

10.Ketika konflik terjadi
Tetap fokus pada pencapaian target Anda. Tetap melangkah maju! Jangan pusingkan “siapa yang benar, siapa yang salah, siapa yang menang, siapa yang kalah”. Tinggalkan semua “sampah” ini, tetap bergerak maju. Jangan ijinkan “timbunan sampah” ini mengganjal perjalanan Anda.

11.Minta masukan positif
Datangi atasan Anda, atau rekan kerja Anda atau bahkan bawahan Anda. Tanyakan kepada dia, hal-hal positif apa saja yang telah lakukan. Kemajuan-kemajuan apa saja yang telah Anda kerjakan. Jangan pusingkan negative feedback dulu. Positive feedback akan memberikan kepada Anda rasa percaya diri yang lebih tinggi dan pada akhirnya munculkan rasa kepuasan terhadap prestasi Anda.

12.Proaktif untuk kerja sama
Jangan takut untuk berinisiatif kerja sama dengan rekan kerja lainnya. Jangan menunggu diperintah atasan untuk “connect” dengan orang lain. Kreatifitas seringkali akan muncul saat kita kolaborasi dengan orang lain. Dan hal ini akan memunculkan semangat.

13.Prinsip potong buah nangka
Untuk menikmati buah nangka, Anda harus belah-belah buah nangka besar yang utuh, menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, dan baru kemudian Anda bisa mengambil buahnya untuk dinikmati. Sama halnya, bila Anda mendapatkan masalah, pilah-pilah masalah itu menjadi potongan masalah yang kecil-kecil, lalu selesaikan satu persatu.

14.Minta waktu
Bila Anda ditanya suatu pertanyaan berat yang tidak bisa Anda jawab, mintalah waktu untuk mencari jawabannya. Cari waktu untuk bertanya, riset di internet, tanya ahlinya. Praktisnya, katakan,”Saya akan kembali nanti dengan jawabannya”. Hal ini akan menghindari Anda terjerumus kepada jawaban yang Anda akan sesali.

15.Latihan buang kebiasaan negatif
Seminggu sekali, pikirkan secara khusus, 1 kebiasaan buruk yang Anda mau buang pada minggu ini dan seterusnya. Misalnya Anda mau latihan membuang kebiasaan menunda. Tuliskan ”STOP MENUNDA” di post-it-note. Tempelkan ditempat yang sering Anda lihat, sebagai alat pengingat, Buat komitmen untuk laksanakan hari itu juga.

16.Belajar sesuatu dari kritikan orang lain
Bila Anda mendapatkan kritikan dari orang lain, sekalipun orang yang paling Anda benci, jangan cepat-cepat menangkis (defense). Seringkali isi kritikan itu adalah sesuatu yang benar tentang diri Anda. Dengarkan – simak dengan baik – putuskan langkah positif apa yang perlu dilakukan untuk memperbaiki diri.

17.Selalu beradaptasi terhadap perubahan
Daya beradaptasi adalah ”survival skill” paling utama didalam kehidupan. Orang yang tidak beradaptasi pada berbagai perubahan, akan mudah stress dan tertinggal. Bersikap terbuka dan selalu mau belajar pada hal-hal baru. Lihatlah perubahan sebagai hal yang menyenangkan dan sebagai obat rasa jenuh terhadap rutinitas yang sama.

18.Milikilah target untuk meningkatkan ketrampilan terus menerus
Jangan lupa, tidak peduli Anda kerja pada orang lain atau Anda bisnis sendiri, harga Anda tergantung pada kualitas ketrampilan yang Anda jual. Semakin kualitas ketrampilan Anda tinggi, semakin ”mahal” harga Anda. Oleh karena itu, tingkatkan terus menerus ”barang dagangan” Anda.

Hidup adalah sebuah keputusan. Anda mau ciptakan hidup Anda selalu bersukacita dalam “segala cuaca” atau bersikap “selalu mendung” ketika matahari bersinar, itu adalah keputusan Anda. Anda mau putuskan bekerja dengan kualitas biasa-biasa saja, atau selalu bekerja dengan menjaga “mutu”, itu adalah keputusan Anda. Ingat, Tuhan sudah buka jalan untuk pintu berkatnya, tinggal keputusan kita, apakah kita mau melangkah menuju ke pintu berkat tersebut. Selamat produktif!

2019-10-08T02:11:27+00:00