Rumah Pengajaran

Tuhan ingin agar kita berakar dan berdasar di dalam Firman. Ini memang harus terjadi sebelum kita dapat menjadi pusat solusi bagi suku-suku bangsa, karena memang nubuatan Yesaya berkata bahwa solusi itu akan keluar dari Sion dan Yerusalem berupa pengajaran Firman Tuhan.

Itu sebabnya, pada bulan ini kita akan berfokus kepada Rumah Tuhan (Sion) sebagai rumah pengajaran bagi suku-suku bangsa. Tuhan berkata bahwa suku-suku dan bangsa-bangsa akan berduyun-duyun datang ke rumah Tuhan karena mereka mencari solusi bagi kehidupannya. Dan solusi kehidupan yang tidak dapat ditemukan di manapun kecuali di rumah Tuhan ini adalah pengajaran Firman Tuhan. Karena itulah, kita harus bertekun menjadi rumah pengajaran.

Visi yang Tuhan telah berikan kepada kita tentang RumahNya/Gereja di masa depan adalah luar biasa, yaitu Rumah Tuhan yang menjadi pusat solusi bagi suku-suku bangsa (Yesaya 2:2-3). Visi yang luar biasa ini hanya akan digenapi oleh Tuhan sendiri, bukan oleh kesanggupan kita. Ia akan bekerja di dalam dan melalui kita untuk merealisasikannya. Mari kita lihat langkah-langkah yang Ia nyatakan kepada kita untuk mencapai visi tersebut.

RUMAH TUHAN SEBAGAI PENOPANG DAN DASAR KEBENARAN
Sebelum kita menjadi pusat solusi bagi bangsa-bangsa, Tuhan terlebih dahulu membawa kita untuk berdiam di rumahNya, yang adalah penopang dan dasar kebenaran (1 Timotius 3:15).

Pada akhir zaman akan ada penyesatan yang akan mengakibatkan pemurtadan besar-besaran. Setan akan berusaha keras menyesatkan umat Tuhan. Di manakah kita menemukan senjata untuk mengenali dan menangkal ajaran sesat tersebut? Alkitab mencatat jawabannya: di rumah Tuhan. Rumah Tuhan adalah penopang dan dasar kebenaran. Rumah Tuhan adalah tempat yang paling aman untuk berlindung dari serangan ajaran setan-setan yang menyesatkan. Ingatlah, strategi Iblis adalah menyesatkan “domba-domba” yang keluar dari kumpulannya dan memalsukan kebenaran. Karena itu, selain kita harus tetap tinggal di dalam rumah Tuhan, bulan ini kita juga akan belajar mengenali ajaran-ajaran sesat di dalam rumah Tuhan.

RUMAH TUHAN SEBAGAI PUSAT PENGAJARAN BAGI BANGSA-BANGSA
Setelah kita setia berdiam di rumahNya dan setia tinggal di dalam kebenaran FirmanNya, barulah Tuhan memakai kita untuk menjadi rumah pengajaran bagi bangsa-bangsa. Saat itulah segala solusi kehidupan akan didapatkan di rumah Tuhan. Mari kita setia belajar dan saling mengajarkan kebenaran-kebenaran yang begitu banyak yang telah dipercayakan Tuhan. Di dalam rumahNya, di dalam komsel. kita dapat belajar dan saling mengajarkan kebenaran tentang: hidup kekal, keluarga, pria, wanita, pernikahan, keuangan, dsb. Namun, tujuannya bukanlah sekedar untuk mendapatkan berkat pribadi, melainkan untuk memberkati orang lain dan mengajak orang-orang yang belum mengenal Tuhan agar mereka mengalami Tuhan melalui kekayaan kebenaranNya.

RUMAH TUHAN DI MANA KRISTUS SENDIRI MENJADI PENGAJAR
Ketika Kristus berada di dunia, Ia berkeliling untuk berbuat baik dan mengajar. Kristus datang untuk mendemonstrasikan dan mengajar tentang kerajaan Allah. Pekerjaan yang Kristus lakukan adalah pekerjaan Bapa. Sebelum mati dan bangkit, Ia berjanji bahwa barang siapa yang percaya kepadaNya akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Ia lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripaad itu (Yohanes 14:12). Mengapa bisa terjadi demikian? Ingat, Yesus pergi kepada Bapa, kemudian setelah itu Ia akan datang kembali ke dunia dalam wujud komunitas orang-orang yang percaya, yaitu tubuhNya (“Yesus korporat”). Yesus pun melanjutkan pekerjaan-pekerjaan dan pengajaran-pengajaranNya melalui tubuhNya itu. Itulah sebabnya, isi kitab Kisah Para Rasul (yang menjelaskan peristiwa-peristiwa setelah zaman Yesus di dunia) adalah tentang apa yang Yesus kerjakan dan ajarkan melalui tubuhNya. Jadi, ketika kita menjadi rumah pengajaran, sebenarnya Kristus sendirilah yang mengajar bangsa-bangsa yang datang ke rumahNya.

Dapatkah Anda melihat betapa hebatnya bila langkah-langkah ini kita jalankan dan gereja/komsel-komsel berfungsi sebagai rumah pengajaran? Segala solusi kehidupan akan menjadi nyata bagi bangsa-bangsa yang berduyun-duyun datang, karena Kristus sendirilah yang akan menyatakan diriNya melalui pengajaran-pengajaran tersebut. Inilah yang disebut dengan transformasi besar. Mari kita mengalaminya bersama-sama!

2019-10-17T15:49:50+07:00