///Setia Menggali dan Melakukan Firman Tuhan

Setia Menggali dan Melakukan Firman Tuhan

Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya — Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan — , ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.” – Lukas 6:47-48

Tuhan Yesus berfirman bahwa setiap orang yang datang kepada-Nya, mendengar perkataan-Nya, dan melakukan perkataan-Nya itu, akan memiliki fondasi kehidupan yang tidak dapat digoyahkan karena hidupnya telah dibangun dengan fondasi/dasar yang benar.

Kata-kata setiap orang yang tertulis pada ayat di atas, memiliki arti pribadi sebagai individu atau siapa saja, jadi bukan hanya orang-orang tertentu, yang mempunyai pendidikan atau keahlian tertentu, atau mereka yang dari kalangan atau berada dalam rentang usia tertentu pula. Jelas dan pasti, siapa saja yang datang kepada Yesus, mendengar perkataan Yesus, dan melakukannya, adalah orang yang memiliki dasar yang benar. Segala tantangan dan pencobaan yang terjadi tidak akan membuatnya goyah, karena kebenaran Kristus telah tertanam kokoh sebagai fondasi dalam hidupnya. Sayangnya, mengapa ada orang-orang yang sudah datang atau percaya kepada Yesus tetapi tidak memiliki daya tahan dan mudah goyah dalam kehidupannya?

Respons kita untuk datang dan percaya kepada Yesus adalah sebuah langkah awal dari hidup kita sebagai anak-anak Allah. Namun, selanjutnya kita perlu terus berjalan maju dan membangun fondasi kehidupan yang benar. Bagaimana caranya? Seperti yang Yesus terangkan, kita harus terus memiliki kesadaran untuk mendengar dan mengerti perkataan Firman Tuhan dalam setiap sisi hidup kita lalu melakukannya hari demi hari.

Sebenarnya mendengar dan mengerti perkataan Firman Tuhan sederhana saja. Ini bisa dilakukan dengan kita setia membaca Firman Tuhan dan terus menggali lebih dalam saat kita merenungkan Firman-Nya itu. Dalam seluruh prosesnya, miliki hati yang tulus untuk mengenal Tuhan dan selalu izinkan Roh Kudus menolong dan memimpin proses pemahaman kita. Inilah yang akan memampukan kita untuk menghidupi dan melakukan kebenaran Firman Tuhan sepenuhnya.

Setiap orang yang mau memulainya pasti mendapat kasih karunia untuk semakin setia menggali dan memahami lebih dalam kebenaran Firman Tuhan. Mari kita menjadi orang-orang yang demikian, sehingga kita dapat berkata, “Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu; Firman-Mu tidak akan kulupakan,” (Mzm. 119:16).

2019-09-27T11:44:41+07:00