///The Law of making choice

The Law of making choice

Setiap hari, kita diperhadapkan pada pilihan-pilihan yang harus kita ambil. Setiap orang akan mengambil pilihan dalam ratusan atau bahkan ribuan keputusan setiap harinya. Sebagian besar di antaranya adalah pilihan-pilihan sederhana yang tidak terlalu kompleks, seperti apa yang akan kita makan, pakaian apa yang akan kita kenakan, jam berapa kita harus tidur dan kemudian bangun, atau pilihan-pilihan sederhana seperti kisah di atas.

Setiap Pilihan, Besar maupun Kecil, Penting

Banyak orang cenderung meremehkan pilihan-pilihan yang sederhana karena lupa bahwa setiap pilihan membuahkan konsekuensi di kemudian hari. Zig Ziglar, seorang pembicara dan motivator yang mengajarkan dasar nilai-nilai Kristiani pernah berkata:

"Every choice you make has an end result." |"Setiap pilihan yang Anda buat mempunyai hasil akhir"

Rasul Paulus bahkan menjelaskan prinsip mengenai pilihan ini dengan lebih tegas:

"Don’t you realize that you become the slave of whatever you choose to obey? You can be a slave to sin, which leads to death, or you can choose to obey God, which leads to righteous living." (Rom. 6:16 NLT)
"Tidak sadarkah kamu bahwa kamu menjadi budak dari apa pun yang kamu pilih untuk taati? Kamu dapat menjadi budak dosa yang memimpinmu pada kematian, atau kamu dapat memilih untuk menaati Tuhan, yang memimpinmu pada hidup yang berkemenangan." (terjemahan bebas dari Roma 6:16 versi bahasa Inggris NLT).

Pilihan Kita Menentukan Jalan Hidup Kita

Pilihan yang Anda buat sehari-hari menentukan pola pikir, pola rasa, dan pola perilaku Anda. Jika Anda membiasakan diri menunda-nunda, Anda akan menjadi orang yang hampir selalu terlambat. Jika Anda membiasakan diri lebih mengandalkan kemampuan Anda daripada menaati aturan Tuhan, Anda akan kehilangan iman. Sebaliknya, jika Anda membiasakan diri berinisiatif mengambil tiap kesempatan yang ada, Anda akan menjadi orang yang terus berkembang dan maju satu langkah di depan yang lain. Jika Anda membiasakan diri berserah penuh pada aturan main Tuhan, Anda akan merasakan melimpahnya berkat Tuhan dalam kehidupan Anda. Intinya, setiap pilihan yang Anda buat menentukan kebiasaan yang Anda bentuk; dan kebiasaan-kebiasaan yang Anda bentuk akan menjadi salah satu penentu jalan hidup Anda di masa depan.

Menentukan Pilihan yang Terbaik

1. Pilihlah apa yang benar.
Tuhan telah memberikan roh-Nya di dalam diri setiap orang, yang akan memberi tahu apa yang benar dan apa yang salah. Kebanyakan orang memilih untuk tidak menghiraukan apa yang dikatakan Roh Tuhan di dalam dirinya. Latihlah diri Anda untuk mendengarkan bisikan-Nya. Lagipula, di atas semuanya itu Tuhan telah memberikan Alkitab sebagai dasar dan buku panduan bagi segala kebenaran yang kita perlukan. Karena itu, latihlah diri Anda untuk mempelajari Alkitab dengan baik. Inilah pedoman dasar yang membangun kemampuan Anda menentukan pilihan yang terbaik: kebenaran.

2. Pilihlah apa yang merupakan tanggung jawab Anda.
Setiap orang mempunyai tanggung jawabnya masing-masing. tidak peduli apakah Anda seorang suami, istri, pelajar, pekerja profesional, pendeta, orang tua, atau anak. Hati nurani Anda akan mengatakan bahwa Anda mempunyai serangkaian tanggung jawab untuk tiap status yang Anda miliki. Latihlah diri Anda untuk memilih mengerjakan setiap tanggung jawab Anda dengan baik. Ketika ada hak atau kesenangan yang bisa dinikmati di samping tanggung jawab yang belum terselesaikan, pilihlah tanggung jawab.

3. Pilihlah apa yang dapat memberkati orang lain.
Tuhan menciptakan kita untuk menjadi berkat bagi orang lain dan bahkan memberkati bangsa-bangsa. Pilihlah pilihan-pilihan yang bukan hanya memberkati diri sendiri, melainkan terutama dapat memberkati orang lain. Konsekuensi dari pilihan-pilihan itu mungkin akan membawa Anda mengembangkan bakat-bakat dan hobi-hobi Anda menjadi keahlian-keahlian yang terbaik, sehingga lingkup pengaruh Anda menjadi berkat semakin diperluas oleh Tuhan.

4. Pilihlah apa yang bersifat kekal.
Tuhan Yesus mengatakan bahwa Ia menugaskan kita untuk menghasilkan buah yang bertahan lama (terjemahan bebas dari Yoh. 15:16 versi bahasa Inggris NLT). Karena itu, pilihlah pilihan-pilihan yang bukan hanya menghasilkan kebaikan sementara atau kenyamanan sesaat, tetapi terutama yang bersifat jangka panjang, bahkan kekal.

The law of making choice:
kebenaran + tanggung jawab + berkat bagi orang lain + kekekalan = pilihan terbaik

Kata-Kata Hikmat
Anda akan menuai hasil dari pilihan Anda antara 1 jam hingga 60 tahun kemudian. Karena itu, jangan pernah meremehkan sebuah pilihan, sesederhana apa pun pilihan itu.

2019-10-11T12:36:07+00:00