//THE POWER OF RESPECT

THE POWER OF RESPECT

The enemies of respect
IRI HATI
Rasa iri sebetulnya timbul dari rasa tidak puas. Selama bertahun-tahun Esau tidak dapat memberikan respect terhadap Yakub karena ia iri terhadap Yakub. Ia merasa orang tuanya tampaknya lebih menyayangi Yakub daripada dirinya. Kemajuan bangsa kita jauh lebih lambat dari pada ketika pada awal-awal kemerdekaan bukan karena ketidakmampuan para pemimpinnya, melainkan karena adanya rasa saling iri yang mengontrol keputusan dan tindakan para pemimpinnya. Rasa iri inilah yang menimbulkan ketidak-respect-an di dalam kubu para pemimpin itu sendiri. Pada akhirnya hal ini juga yang menimbulkan ketidak-respect-an rakyat terhadap para pemimpinnya.

 

EGOIS
Egois adalah sebuah sikap yang tidak mau menggunakan sudut pandang orang lain. Orang yang mempunyai sikap egois melihat keadaan orang lain hanya dari sudut pandangnya. Karena itu bagi orang-orang yang mempunyai sikap egois ini cenderung sulit memberikan respect kepada orang-orang yang mempunyai prinsip atau sudut pandang yang berbeda dengan sudut pandang yang dimilikinya.

Suatu kali di sebuah radio yang sedang membahas tentang sedikitnya jumlah polisi dibandingkan dengan titik-titik kemacetan di jalan, seorang pendengar memberikan komentar yang kira-kira berisi: “Polisi itu kan sudah dibayar dengan uang rakyat. Jadi kalau orangnya kurang, ya bagaimanapun caranya mereka harus bisa mengatur kemacetan yang ada. Kalau perlu suruh lembur aja!” Setelah itu sang penyiar menanyakan: “Apakah bapak setuju kalau anak bapak ingin menjadi polisi?” dan sang pendengar itu dengan spontan menyahut: “Tentu saja tidak!”

PERFEKSIONIS
Rasa iri hati dan sikap egois yang dipupuk menjadi sebuah kebiasaan akan menyebabkan orang itu menjadi seorang perfeksionis dalam keapatisannya. Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang yang selalu mengkritik orang lain, mengkritik sistem keluarga, sistem perusahaan hingga sistem negara, dan menganggap dirinya mengetahui hampir semua solusi yang dibutuhkan untuk memecahkan semua masalah itu?

Saya pernah menemui seseorang yang tidak lulus kuliah dan bergerak di bidang bisnis makanan berskala kecil mengatakan bahwa teori-teori yang dikemukakan oleh salah satu tokoh marketing yang sedang populer pada saat itu adalah teori-teori yang “kadaluarsa.” Dan dia mengatakan bahwa dirinya mengerti konsep marketing yang lebih baik darinya.

Seseorang yang perfeksionis dalam keapatisannya akan cenderung melihat segala sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan, prinsip, dan cara kerjanya tidak layak mendapatkan respect. Pada akhirnya salah satu dari sedikit sekali orang yang layak mendapatkan respect darinya adalah dirinya sendiri. Sering kali, bagi orang-orang seperti ini, bahkan Tuhan Yesuspun tidak termasuk dalam daftar pribadi yang dapat selalu layak mendapatkan respect.

Bagaimana membangun respect
Respect tidak dimulai dari kondisi yang sempurna maupun orang-orang yang tanpa cacat. Membangun respect dimulai dari dalam diri sendiri

PERCAYA PADA TUHAN
Akar dari banyak kasus iri hati adalah tidak percaya bahwa Tuhan benar-benar berkuasa dan janji-janjiNya tidak dapat diandalkan. Jika iri hati mulai menyerang Anda ketika melihat orang lain yang lebih sukses, ingatlah bahwa Tuhan berjanji dalam Yohanes 10:10 akan memberikan orang-orang yang taat kepadanya hidup yang memuaskan. Jika iri hati mulai menyerang ketika Anda melihat orang-orang yang menindas Anda seolah-olah tidak mendapatkan ganjaran yang seharusnya, ingatlah bahwa Tuhan juga berjanji dalam Ulangan 32:35 akan memberikan keadilan bagi Anda. Ketika iri hati menyerang Anda ingatlah janji-janji Tuhan dan percayalah kepadaNya (Ibrani 11:6). Berikan otoritas atas hidup ini kepada Tuhan dan berikan respect Anda yang sepenuhnya kepada Tuhan. Maka Anda akan dapat melihat Ia menjaga kehidupan Anda (Matius 6:33).

KASIHILAH SESAMAMU
Alkitab mengajarkan bahwa setiap orang berharga dan diciptakan dengan kualitas yang terbaik dari Tuhan; dan orang-orang yang menjengkelkan Anda juga termasuk di dalamnya. Salah satu tips yang Alkitab berikan untuk berhadapan dengan orang-orang yang menjengkelkan adalah dengan tetap memberikan respect yang di dasari oleh belas kasihan. Alkitab mengajarkan agar kita tetap memberikan respect kepada orang yang membenci kita dengan mengasihi mereka sebagai sesama manusia (Amsal 25:22-23). Alkitab juga mengajarkan agar kita memberikan respect yang sepatutnya kepada orang-orang yang berotoritas, seperti pemerintah, atasan , maupun orang tua (Matius 5:41). Kasih terhadap sesama yang berasal dari Tuhan adalah satu-satunya alasan terbaik untuk kita memberikan respect kepada orang lain.

BERKONTRIBUSILAH
Banyak orang mengeluh dan memberikan kritik yang tiada habisnya terhadap negaranya sendiri. Dengan melakukan hal itu mereka melatih dirinya untuk tidak memberikan respect kepada pemerintah. Lebih buruk lagi dengan melakukan itu di depan generasi muda, maka mereka mengajarkan untuk tidak memberikan respect kepada negara mereka sendiri. Alkitab mengajarkan bahwa kita harus memberikan respect yang sepatutnya kepada pemerintah (Roma 13:1-4). Karena itu sebagai orang Kristen seharusnyalah kita tidak hanya duduk diam dan mengkritik segala situasi yang tidak benar melainkan memberikan kontribusi nyata sebagai bentuk respect kita terhadap pemerintah sebagai wakil Tuhan.

Anda bisa memberikan kontribusi nyata sebagai bentuk respect Anda dengan menjadi warga negara yang patut diteladani di tengah situasi yang sulit. Anda juga memberikan kontribusi nyata dengan menjadi seorang karyawan teladan di tengah situasi kerja yang buruk. Anda juga dapat memberikan kontribusi nyata dengan menjadi seorang anak yang berbudi, bagaimanapun perlakuan orang tua Anda kepada Anda. Dengan demikian Anda telah memberikan respect yang sepatutnya kepada negara, atasan, dan orang tua Anda.

Word of wisdom
Berikan respect yang sepatutnya kepada Tuhan, negara, dan sesama Anda. Maka Anda akan melihat bagaimana Tuhan akan memberkati hidup Anda dengan berlimpah-limpah.

 

2019-10-03T23:12:59+00:00