//Together with Him (与神一起)

Together with Him (与神一起)

If we try to get down to one problem absolutely everyone has experienced without exception due to this pandemic, what would that problem be? I believe it is how we all are now restricted in any group activity. Young and old, rich and poor, those in the city and in the countryside, male and female, Christian or not; all of us have experienced restrictions in group activities, all as part of the common prevention effort from further spread of the disease.

如果我们试图找出一个每个人都因这次大流行而无一例外地遇到的问题,那会是什么问题? 答案是:难以分组合作。 每个人; 不论老少,贫富,城乡,男女,基督徒与否; 为了防止疾病的广泛传播,他们所有人都经历了对集体活动的各种限制。

Kalau kita mencoba mencari satu masalah yang dialami semua orang tanpa kecuali akibat pandemi ini, apa kira-kira masalah itu? Jawabannya: kesulitan beraktivitas bersama dalam kelompok. Semua orang; tua-muda, kaya-miskin, di kota maupun di pelosok, laki-laki maupun perempuan, orang Kristen maupun bukan; semuanya mengalami berbagai pembatasan dalam aktivitas kelompok, demi pencegahan penularan penyakit secara luas.

 

 

Church and community life too has experienced it.

教会和团契生活也经历了它。

Kehidupan bergereja dan berkomunitas juga mengalaminya.

 

After the hassles and stumbling over to move to the online activities, we as the Church has finally gotten used to doing remote activities online. Many regular work and study activities switched to online platforms, we started to have more time at home, which we then filled with various online religious activities. Cell community meetings, discipleship meetings, group prayers, daily quiet time, praying for the sick, Bible studies and thematic biblical discussions with our spiritual leaders or experts, and so many other activities quickly filled up the daily schedule of Christians during this pandemic. On the one hand, the online method does serve as a solution to the difficulties caused by restrictions on group activities due to the pandemic. On the other hand, this rows and rows of online group activities make many people increasingly confused and tired because they do not seem to guarantee a true community experience. Often, church and community life in this pandemic era has become hectic day-to-day activities, without the real presence of God in their personal lives. As a result, more and more people stopped participating, especially with the re-emergence of time priorities for other things such as work and study.

在跌跌撞撞地转向在线方法之后,我们作为一个教会和基督教团契终于习惯了远程活动。因为很多工作和日常学习活动也转移到了线上,所以我们有更多的时间在家里,然后我们会忙于各种在线上团契活动。细胞团契聚会、门徒协议团契、与核心团契的祈祷、每天的灵修静时间、探访和为生病的朋友祈祷、与属灵领袖的圣经学习、与专家从圣经角度进行主题讨论,以及许多其他活动;在这种大流行期间满足基督徒的日常日程表。一方面,线上方式是解决因疫情限制集体活动所带来的困难。另一方面,这一系列的线上集体活动让很多人越来越迷茫和疲惫,因为他们似乎并不能保证真正的团契体验。通常,在这个大流行时代,教会和团契生活已成为忙碌的日常活动,没有上帝真实同在的日常生活。结果,越来越多的人停止了这种或那种在线活动,尤其是随着工作和学习等其他事情出现的时间优先分配。

Setelah terseok-seok beralih ke cara online, kita sebagai Gereja dan komunitas Kristen akhirnya terbiasa untuk beraktivitas jarak jauh. Karena banyak pekerjaan dan kegiatan studi rutin juga dialihkan ke cara online, kita jadi punya lebih banyak waktu di rumah, yang lalu kita isi dengan berbagai aktivitas berkomunitas secara online. Pertemuan komunitas sel, pemuridan komunitas sepakat, doa bersama komunitas inti, saat teduh harian, besuk dan mendoakan kawan yang sedang sakit, pendalaman Alkitab dengan pemimpin rohani, diskusi tematik menurut perspektif alkitabiah bersama pakarnya, dan banyak aktivitas lainnya; memenuhi jadwal sehari-hari orang Kristen semasa pandemi ini. Di satu sisi, cara online adalah solusi bagi kesulitan akibat pembatasan aktivitas kelompok karena pandemi. Di sisi lain, rentetan aktivitas kelompok online ini membuat banyak orang makin lama makin bingung dan lelah karena rupanya tidak menjamin adanya pengalaman berkomunitas yang sesungguhnya. Seringnya, kehidupan bergereja dan berkomunitas era pandemi ini menjadi kesibukan yang padat setiap harinya, tanpa keseharian di dalam kehadiran Tuhan secara nyata. Alhasil, makin banyak orang yang tidak melanjutkan mengikuti aktivitas online ini dan itu, apalagi dengan munculnya kembali prioritas alokasi waktu untuk hal-hal lainnya seperti bekerja dan studi.

 

What is wrong? Were we wrong to choose the online method for group activities?

怎么了? 我们选择线上集体活动的方式有错吗?

Apa yang salah? Kelirukah kita memilih cara online untuk beraktivitas kelompok?

 

There’s nothing wrong with group activity online. Likewise, nothing is absolute in how we live as a church or community. The sudden onset of the pandemic and its ramblings have brought shocking surprises beyond our thinking. No church or community or spiritual leader or any Christian is ready for it. No one is ready. The whole world has been shuffling around trying to live in new ways. However, for us Christians, the most important thing is to prioritize the real essence of the church and community life. Not the way to get together. Not the terms we use to name the group or the activity. Not how the activity is conducted. Not the number of people present. Also, not how often the schedule is.

在线团体活动没有任何问题。 同样,就教会或团契的方式而言,没有什么是绝对的。 突如其来的大流行及其持续不断的打击,总是给我们带来意想不到的突然打击,这确实令人困惑。 没有教会、团契、属灵领袖或任何基督徒为此做好准备。 当然,没有人准备好。 整个世界都在试图以一种新的方式生活。 但对我们来说,最重要的是优先考虑教会和团契生活的主要内容。 不是聚集在一起的方式。 不是组名。 不是一种活动形式。 不是在场人数。 也不是多经常的进行。

Tidak ada yang salah dengan aktivitas kelompok secara online. Demikian pula, tidak ada yang mutlak pula dalam hal cara bergereja atau berkomunitas. Pandemi yang datang mendadak dan pukulannya yang selalu membawa kejutan di luar pemikiran kita memang membingungkan. Tak ada gereja atau komunitas atau pemimpin rohani atau orang Kristen mana pun yang siap menghadapinya. Siapa pun tentu tak siap. Seluruh dunia terseok-seok berusaha hidup dengan cara baru. Namun bagi kita, yang terpenting adalah mengutamakan isi utama dari kehidupan bergereja dan berkomunitas itu. Bukan cara berkumpulnya. Bukan sebutan nama kelompoknya. Bukan bentuk kegiatannya. Bukan jumlah orang yang hadir. Bukan pula seberapa sering jadwalnya.

 

So, what exactly is the main content of church or community life? Actually, we can see it in Jesus’ own community during His life on earth through the many stories in the Gospels of Matthew, Mark, and Luke. Jesus did not call his first twelve disciples to form a group just among themselves; Jesus called them to follow Him (“Follow Me“). Jesus invited His disciples to leave their old lives behind to live with Him, eat with Him, rejoice and grieve with Him, go here and there on various journeys with Him, pray with Him, and discuss and learn God’s will with Him. Furthermore, Jesus also brought His disciples to serve the many with Him, as well as sending them to reach more people and work miracles with His power and on His behalf. Those disciples of Jesus lived with Jesus and represented Jesus himself. Even when Jesus was going to ascend back to heaven, Jesus sent the Holy Spirit to dwell in the midst of His disciples, forever (John 14:25-26). This is community. We were never meant to gather just among us; we are meant to be living in community with God.

那么,教会或团契生活的主要内容究竟是什么?通过马太福音、马可福音和路加福音中的许多故事,我们可以在耶稣在世期间在他自己的团契中看到这一点。耶稣并没有要求他的前十二个门徒在他们中间组成一个小组;耶稣呼召他们跟随他(“跟随我”)。耶稣让祂的门徒放下旧日的生活,与祂同住,与祂同吃,与祂同喜乐同受苦,与祂同行,与祂同行,与祂一同祷告,共同探讨研究神的旨意。祂。此外,耶稣还带着他的门徒与他一起服侍人,从而派他们以他的权柄和以祂的名接触更多的人并创造奇迹。耶稣的门徒与耶稣同住,也代表耶稣自己。甚至当耶稣即将再次升天时,耶稣差遣圣灵永远住在他的门徒中间(约翰福音 14:25-26)。这是团契。我们从来不应该独自相处。我们注定要与上帝同在。

Lantas, apa sebenarnya isi utama dari kehidupan bergereja atau berkomunitas? Kita bisa melihatnya pada komunitas Yesus sendiri semasa hidup-Nya di bumi melalui banyak kisah di dalam Injil Matius, Markus, dan Lukas. Yesus memanggil kedua belas murid awal-Nya bukan untuk disuruh-Nya membentuk kelompok di antara mereka sendiri saja; Yesus memanggil mereka untuk mengikut Dia (“Ikutlah Aku“). Yesus mengajak murid-murid-Nya itu untuk meninggalkan kehidupan lama mereka untuk hidup bersama Dia, makan bersama Dia, bersukacita dan berduka bersama Dia, pergi ke sana-sini seperjalanan bersama Dia, berdoa bersama Dia, serta memperbincangkan dan belajar kehendak Allah bersama Dia. Selanjutnya, Yesus pun membawa murid-murid-Nya untuk melayani orang-orang banyak bersama Dia, hingga mengutus mereka untuk menjangkau lebih banyak orang serta mengerjakan mukjizat dengan kuasa-Nya dan atas nama-Nya. Murid-murid Yesus itu hidup bersama Yesus dan mewakili Yesus sendiri. Bahkan saat Yesus akan naik kembali ke surga, Yesus mengutus Roh Kudus untuk berdiam di tengah-tengah para murid-Nya selama-lamanya (Yoh. 14:25-26). Inilah berkomunitas. Kita tidak pernah dimaksudkan untuk berkumpul di antara kita saja; kita dimaksudkan untuk berkomunitas bersama Tuhan.

 

Any way, title or name, format or program, number of people, and schedule we apply for the activities, the real church or community life is simply life with Jesus. Church and community are essentially the same thing: living together as fellow believers with God. Community is not just a group among us, but with God. God is in our group, God does His works in our group, and God lives with us. This should be visible practically in our communities. We may think it’s difficult, but it shouldn’t be, “For where two or three are gathered together in my name, I am there in the midst of them,” (Matt. 18:20, NKJV).

什么/如何/无论如何,它的名称、形式、数量和时间表,真正的教会或团契生活其实是与耶稣一起生活。 教会和团契本质上是同一回事:作为信徒与上帝一起生活。 团契不是我们自己单独的团体,而是与上帝同在的团体。 上帝在我们的小组中,上帝在我们的小组中做这做那,并且上帝与我们同住。 它的形式应该在我们的团契中实际看到。 它困难吗? 不应该是,“因为有两三个人奉我的名聚集在一起,我就在他们中间”(马太福音 18:20)。

Apa/bagaimana/berapa pun caranya, namanya, bentuknya, jumlahnya, dan jadwalnya, kehidupan bergereja atau berkomunitas yang sebenarnya adalah kehidupan bersama Yesus. Bergereja dan berkomunitas pada intinya adalah sama: kehidupan bersama sebagai sesama orang beriman bersama Tuhan. Berkomunitas bukan berkelompok di antara kita saja, tetapi bersama-sama Tuhan. Tuhan ada di dalam kelompok kita, Tuhan melakukan ini dan itu di tengah-tengah kumpulan kita, dan Tuhan hidup bersama-sama kita. Wujudnya seharusnya terlihat secara praktis di dalam komunitas-komunitas kita. Sulitkah? Semestinya tidak, “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka,” (Mat. 18:20).

 

Community means I’m not alone.

There are friends who care, who support, who help, who pray, who strengthen, who give from what they have. My friends are here for me. My friends know me. If you and I are still secretly struggling alone in various difficulties or sins without being noticed (let alone being cared for or receving help) by our friends, this means that we are not yet a community.

团契意味着我并不孤单。

有些朋友关注,关心,帮助,祈祷,坚固,给予。 我的朋友和我在一起。 我的朋友认识我。 如果我/你还在不被朋友注意(更不用说被注意和帮助)的情况下,独自在各种困难或罪恶中独自挣扎,这意味着我们还不是一个团契。

Komunitas berarti saya tidak sendirian.

Ada sahabat yang peduli, yang memperhatikan, yang menolong, yang mendoakan, yang menguatkan, yang memberi. Sahabat saya ada bersama saya. Sahabat saya mengenal saya. Kalau saya/Anda masih diam-diam bergumul sendirian dalam berbagai kesulitan atau dosa tanpa diketahui (apalagi diperhatikan dan ditolong) oleh sahabat, ini berarti kita belum berkomunitas.

 

 

Community means I’m not an unknown figure in the midst of the group.

I care, I support, I help, I pray, I strengthen, I give from what I have. I am there for my friends. I know my friends. If you and I do not notice (or do not care and do not offer help) when a friend is alone in his/her struggles with various difficulties or sin, this means that we are not yet a community.

团契意味着我不是群体中的无名人物。

我关注,我关心,我帮助,我祈祷,我坚固,我给予。 我在那里是为了我的朋友。 我认识我的朋友。 如果我/你不认识(或不注意也不帮助)一个朋友独自与各种困难或罪恶作斗争,这意味着我们还不是团契。

Komunitas berarti saya bukan sosok tanpa nama di tengah-tengah kelompok.

Saya peduli, saya memperhatikan, saya menolong, saya mendoakan, saya menguatkan, saya memberi. Saya ada bagi sahabat saya. Saya mengenal sahabat saya. Kalau saya/Anda tidak tahu (atau tidak memperhatikan dan tidak menolong) sahabat dalam pergumulannya sendirian dengan berbagai kesulitan atau dosa, ini berarti kita belum berkomunitas.

 

Community means God is in our midst.

We care for each other, support each other, help each other, pray for each other, strengthen each other, give for each other’s needs. We experience God through our interactions with each other. We get to know God deeper together. If you and I, together with our friends, don’t get to know God better through each other, or we rarely experience the reality of God together, even if our groups are titled or named with Christian-sounding terms, this means that we are not yet a community.

团契意味着上帝在我们中间。

我们互相关注,互相关心,互相帮助,互相祈祷,互相坚固,互相给予。 我们通过彼此的互动来体验上帝。 我们一起越来越多地认识上帝。 如果我/你和我的朋友不能通过彼此更好地认识上帝,而且我们很少一起经历上帝,即使我们的团体被称为不同的教名,这意味着我们还不是一个团契。

Komunitas berarti Tuhan ada di tengah-tengah kita.

Kita saling peduli, saling memperhatikan, saling menolong, saling mendoakan, saling menguatkan, saling memberi. Kita saling mengalami Tuhan melalui interaksi di antara kita. Kita makin mengenal Tuhan bersama-sama. Kalau saya/Anda dan sahabat-sahabat tidak kunjung makin mengenal Tuhan lewat satu sama lain, apalagi justru makin jarang mengalami Tuhan dalam kebersamaan, meski kelompok kita dinamai dengan berbagai sebutan bernuansa Kristen, ini berarti kita belum berkomunitas.

 

Community means God is present through us, for others out there.

We care for others out there, we support them, we help them, we pray for them, we strengthen them, we give for their needs. We bring the reality and presence of God to those who have not met Him. Then, they come to know God. If you and I, together with our friends, have not brought God and introduced God to those outside our groups (maybe we befriend them but we tend to conform to their ways), this means that we are not yet a community.

团契意味着上帝通过我们存在,为他们而存在。

我们关注他人,我们关心他人,我们帮助他人,我们为他人祈祷,我们坚固他人,我们为他人的需要付出。 我们将上帝介绍给那些没有见过他的人。 他们开始认识上帝。 如果我/你和我的朋友们没有向我们团体之外的其他人介绍上帝,甚至可能跟随不认识上帝的人的生活方式,这意味着我们还不是一个团契。

Komunitas berarti Tuhan ada melalui kita, untuk mereka.

Kita peduli akan orang lain, kita memperhatikan orang lain, kita menolong orang lain, kita mendoakan orang lain, kita menguatkan orang lain, kita memberi bagi kebutuhan orang lain. Kita menghadirkan Tuhan kepada mereka yang belum berjumpa dengan-Nya. Mereka jadi mengenal Tuhan. Kalau saya/Anda dan sahabat-sahabat selama ini tak juga memperkenalkan Tuhan kepada orang-orang lain di luar kelompok kita, bahkan mungkin juga justru mengikuti cara hidup mereka yang tidak mengenal Tuhan, ini berarti kita belum berkomunitas.

 

 

Have you and I really gotten to know each other as true friends in our groups? Have you and I really cared about each other as friends? Have we together learned to know God more and more, constantly? Have we together brought and introduced the living God to other people out there? Have you really lived in community; not only gather in groups among us, but living in the real community with God?

你和我真的被朋友们认识了吗? 你和我真的认识了我们最好的朋友吗? 你、我的朋友和我有没有学会越来越多坚持不断地认识上帝? 你、我的朋友和我有没有向其他人介绍过上帝?

你真的有团契吗? 不仅与最亲密的人一起团契,而且在团其中与上帝一起生活?

Sudahkah Anda dan saya benar-benar dikenal oleh sahabat-sahabat? Sudahkah Anda dan saya benar-benar mengenal setiap sahabat kita? Sudahkah Anda dan saya bersama sahabat-sahabat belajar makin mengenal Tuhan terus-menerus? Sudahkah Anda dan saya bersama sahabat-sahabat memperkenalkan Tuhan kepada orang-orang lain?

Sudahkah Anda benar-benar berkomunitas; bukan hanya berkelompok dengan orang-orang terdekat, melainkan hidup di dalam komunitas bersama Tuhan?

 

 

Let’s start living in community with God, beyond the terms we use to name our groups, the popularity of our group activity programs, the busy group meeting schedules, or the number of people attending in the group activities. Let’s start to really know each other, really know God, and really bring and introduce God to others. Remember, God calls us to live in community with Him, so that He may reveal Himself continually in and through our community. Only in living with Him is our strength and glory.

让我们开始与神一起生活,而不仅仅是团体的好名称或联合活动计划的流行或会议的繁忙日程或活动中的大量人员。 让我们开始真正了解彼此,学习更多地认识上帝,并忠实地向他人介绍上帝。 请记住,上帝呼召我们与他一起过团契生活,以便他可以不断地在我们的团契中并通过我们的团契彰显自己。 只有与他同在才是,我们的力量和荣耀。

Mari mulai hidup berkomunitas bersama Tuhan, melebihi sekadar bagusnya istilah nama kelompok atau populernya program aktivitas bersama atau padatnya jadwal pertemuan atau banyaknya jumlah orang dalam kelompok. Mari mulai sungguh-sungguh saling mengenal, belajar makin mengenal Tuhan, dan setia memperkenalkan Tuhan kepada orang lain. Ingat, Tuhan memanggil kita untuk hidup berkomunitas bersama Dia, agar Dia menyatakan diri-Nya terus-menerus di dalam dan melalui komunitas kita. Hanya bersama Dialah kekuatan dan kemegahan kita.

 

 

“Let not the wise man glory in his wisdom, Let not the mighty man glory in his might, Nor let the rich man glory in his riches;

But let him who glories glory in this, That he understands and knows Me, That I am the Lord, exercising lovingkindness,

judgment, and righteousness in the earth. For in these I delight,” says the Lord.

— Jeremiah 9:23-24, NKJV

 

耶和华如此说:“智慧人不可夸耀自己的智慧,

壮士不要夸耀自己的力量,财主不要夸耀自己的财富,

谁要夸口,就当夸口:

他了解我,认识我,我是耶和华

在地球上表现出坚定的爱、正义和真理;

看哪,我喜爱这一切,这是耶和华说的。” – 耶利米书 9:23-24

 

Beginilah Firman TUHAN: ”Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,

tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: 

bahwa ia memahami dan mengenal Aku,

bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi;

sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah Firman TUHAN.” – Yeremia 9:23-24

2022-03-26T09:13:11+07:00