///Tuhan Yesus dan perbuatanNya

Tuhan Yesus dan perbuatanNya

Tidak dapat disangkali bahwa kehidupan Tuhan Yesus dan segala perbuatanNya di bumi sangat erat dengan ekklesia dan pekerjaan mendatangkan Kerajaan Allah di bumi. Di sepanjang bulan ini, kita akan mempelajari pribadi Tuhan Yesus dan segala perbuatanNya selama Ia berada di bumi. Pengakuan rasul Petrus yang memberitakan tentang siapa Tuhan Yesus dan apa yang telah diperbuatNya kepada Kornelius mendatangkan Kerajaan Allah, sehingga Roh Kudus turun ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu, dan semua percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus tercengang-cengang karena melihat bahwa karunia Roh Kudus juga dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain. Saat itu, mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata di dalam bahasa roh dan memuliakan Allah, lalu Petrus menyuruh mereka semua dibaptis air seperti Tuhan Yesus juga pernah alami (Kis. 10:34-38, 44-48).

Pemberitaan tentang Tuhan Yesus dan apa yang diperbuatNya mendatangkan kuasa Roh Kudus kepada mereka yang percaya kepada pemberitaan itu. Hal ini memang adalah suatu kebenaran, yaitu bahwa pengajaran yang benar tentang Tuhan Yesus dan perbuatanNya mendatangkan Kerajaan Allah dan kuasaNya (Ef. 1:13-14). Dari kisah Petrus dan Kornelius, kita mendapat peneguhan bahwa pribadi Tuhan Yesus dan apa yang diperbuatNya harus diberitakan kepada semua bangsa, bahkan pada setiap orang dari bangsa manapun. Mereka yang berespons benar, yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran, akan berkenan kepada Tuhan (Ul. 10:17 dan 1 Tim. 1:15). Allah tidak membeda-bedakan orang dalam menganugerahkan keselamatan. Asalkan orang tersebut mau percaya kepada pemberitaan Injil, keselamatan akan datang dan Kerajaan Allah akan memerintah atas orang tersebut.

Selanjutnya, orang percaya yang sudah penuh dengan Roh Kudus ini tidak boleh berdiam diri saja, tetapi harus memakai kuasa Roh Kudus yang telah diterima dari Tuhan untuk mengikut Tuhan Yesus. Tuhan Yesus pun setelah diurapi oleh Roh Kudus pergi berkeliling untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah. Jadi, kita harus mengikuti teladan Tuhan Yesus untuk pergi memberitakan Injil dan menjadikan semua bangsa muridNya. Ingat, kita tidak boleh membuat orang lain menjadi murid kita, tetapi kita harus menjadikan mereka murid Tuhan Yesus (Mat. 28:19-20). Sebelum naik ke surga, Tuhan Yesus juga berjanji bahwa kuasa Roh Kudus akan turun atas kita untuk menyanggupkan kita menjadi saksi Kristus di Yerusalem, Yudea, Samaria dan ujung bumi (Kis. 1:8).

Wow…dahsyat sekali! Apa dampak kesanggupan dari Roh Kudus ini atas kita? Kita menjadi mampu melakukan mujizat yang lebih besar daripada yang telah dibuat oleh Yesus (Yoh. 14:12). Bukan hanya itu, Tuhan Yesus juga berdoa agar orang-orang yang percaya kepada pemberitaan Injil oleh kita menjadi satu dengan Dia (Yoh. 17:20-21). Roh Kudus dicurahkan atas kita supaya kita dapat memiliki otoritas Kerajaan Allah. Otoritas ini akan terlihat dengan lebih nyata ketika kita pergi berkeliling dan memberitakan Injil serta berbuat baik kepada semua orang, dan otoritas inilah yang akan menyembuhkan orang sakit serta mengusir iblis yang menguasai orang berdoa (Luk. 4:18-19; Mrk. 16:17-18).

Setelah memahami betapa hebatnya rancangan Tuhan dan otoritas yang diberikannya kepada kita, perbuatan baik apakah yang harus kita lakukan? Tentunya hal-hal yang nyata yang menjadi kebutuhan di dunia kita. Kita harus mengunjungi orang-orang yang ada di dalam penjara, memberi makan mereka yang lapar, mendoakan yang sakit dan memberikan pakaian kepada orang miskin. Melakukan sesuatu kepada orang yang dianggap “hina” adalah melakukan sesuatu kepada Tuhan sendiri, dan ini akan membawa kita untuk menerima berkat Tuhan (Mat. 25:34-40). Karena itu, marilah kita pergi memberitakan Injil Kerajaan dan mendemonstrasikan kuasa Kerajaan Allah kepada semua orang, agar mereka percaya kepada Yesus dan selanjutnya melakukan perbuatan yang juga lebih besar seperti yang Yesus lakukan. Kiranya kita semua mengalami penyertaan kuasa Roh Kudus ketika melakukannya!

2019-10-17T15:23:42+07:00