///Tujuh Kiat Cerdas untuk Bersiap Menghadapi Pensiun

Tujuh Kiat Cerdas untuk Bersiap Menghadapi Pensiun

Berapa usia Anda saat ini? Apakah Anda masih berkutat dalam pekerjaan atau usaha dalam masa produktif, atau sudah mulai mendekati masa pensiun? Mungkin, Anda juga mengenal orang-orang yang telah memasuki masa pensiun. Pensiun di satu sisi dapat dianggap sebagai tahap akhir dari perjalanan karier seseorang, tetapi di sisi lain bisa juga merupakan fase baru yang menarik dalam kehidupan seseorang. Dari perspektif mana pun, pertambahan usia adalah sebuah kepastian dalam kehidupan manusia, dan karenanya pensiun harus dipersiapkan dengan baik agar menjadi fase yang aman dan tenteram.

 

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa mayoritas pekerja formal di Indonesia, yakni 93%, belum memiliki perencanaan pensiun yang memadai. Dengan segala faktor penyerta yang muncul secara alami pada setiap manusia lanjut usia seperti gangguan kesehatan, penurunan kemampuan kognitif, dan lain sebagainya, hal ini berakibat masalah finansial yang memberatkan pada masa pensiun dan bahkan menjadikan lansia tersebut beban bagi keluarganya. Demikian pula, banyak penelitian yang dilakukan berbagai pihak menunjukkan bahwa ketidaksiapan atau keterlambatan dalam mempersiapkan masa pensiun dapat berdampak buruk bagi seseorang di masa pensiun, di antaranya:

  1. Penelitian lembaga Federal Reserve Bank of St. Louis, AS, menunjukkan bahwa orang yang tidak mempersiapkan masa pensiun secara dini memiliki risiko lebih tinggi mengalami kesulitan keuangan di masa pensiun. Mereka cenderung mengalami kesulitan membayar tagihan, mengalami depresi, dan bahkan menjadi tunawisma. (Huang, J. & Shao, A., 2017)

 

  1. Penelitian organisasi Employee Benefit Research Institute, Washington, AS,menunjukkan bahwa sebagian besar orang yang memasuki masa pensiun memiliki tabungan yang tidak mencukupi untuk membiayai kebutuhan hidup mereka selama masa pensiun. Bahkan, sekitar 41% orang yang pensiun pada usia 65 tahun atau lebih tidak memiliki cukup tabungan untuk membiayai kebutuhan dasar mereka selama 20 tahun. (Greenwald, L., Kopcke, R., & Maurer, R., 2017)

 

  1. Penelitian situs web Bankrate.com menunjukkan bahwa sekitar 19% dari orang yang pensiun mengalami kesulitan keuangan karena kurangnya persiapan pensiun. Mereka terpaksa mengandalkan tabungan darurat atau bahkan bekerja di usia tua demi memenuhi kebutuhan hidup mereka. (Ward, A., 2019)

 

  1. Penelitian perusahaan investasi Merrill Lynch, AS, menunjukkan bahwa orang yang tidak mempersiapkan masa pensiun secara dini cenderung mengalami stres yang lebih tinggi di masa pensiun. Mereka merasa khawatir dan tidak nyaman dengan keadaan keuangan mereka, dan hal ini memengaruhi kesehatan mental dan fisik mereka di masa pensiun. (Merrill Lynch, 2017)

 

Tentu, kita masing-masing tidak ingin mengalami semua ini. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah yang tepat untuk mempersiapkan masa pensiun secara cerdas, seperti memperoleh perencanaan pensiun yang baik, mempertimbangkan risiko kesehatan, dan meningkatkan keterampilan keuangan. Kapan kita perlu melakukan persiapan ini? Sejak dini; tepatnya sejak masih berusia muda atau bahkan saat baru memasuki dunia kerja. Semakin cepat seseorang memulai persiapan, semakin besar kesempatan untuk membangun tabungan dan investasi yang cukup besar untuk masa pensiun nanti.

Sebagai acuan, sebagian besar pakar keuangan merekomendasikan agar seseorang memulai persiapan masa pensiun setidaknya pada usia 25 tahun atau sejak memulai pekerjaan pertama. Pada usia tersebut, seseorang biasanya masih memiliki waktu yang cukup lama untuk membangun tabungan dan investasi, serta dapat memanfaatkan waktu dan keuntungan bunga yang berlipat ganda. Nah, bagaimana cara melakukan persiapan ini?

 

Tujuh kiat praktis dan realistis untuk mempersiapkan masa pensiun sedini mungkin:

  1. Mulailah menabung dana pensiun
    Menabung untuk dana pensiun sejak dini dapat membantu Anda mencapai target keuangan untuk besaran kebutuhan biaya hidup masa pensiun. Menabung sejak dini juga membantu Anda memiliki cukup waktu untuk membangun tabungan yang cukup besar sehingga dapat mengatasi inflasi dan biaya hidup yang semakin meningkat di masa depan.

 

  1. Pahami konsep investasi
    Memahami konsep investasi merupakan hal yang penting dalam mempersiapkan masa pensiun. Dari pemahaman itu, Anda dapat mengambil keputusan investasi yang tepat pada waktu yang tepat. Dengan investasi yang sesuai, Anda dapat menghasilkan pendapatan pasif yang cukup besar saat memasuki masa pensiun nanti. Konsep investasi meliputi berbagai faktor: risiko, imbal hasil, diversifikasi, dan alokasi aset.

 

  1. Perkirakan biaya hidup masa pensiun
    Anda perlu memperkirakan biaya hidup yang diperlukan di masa pensiun, yaitu kebutuhan keuangan untuk membiayai kehidupan Anda selama masa hidup Anda sejak mulai pensiun sampai meninggal dunia. Hasilnya akan membantu Anda menentukan target keuangan yang realistis dan menyesuaikan pengeluaran saat ini dengan kebutuhan dana pensiun yang harus dikumpulkan.

 

  1. Lakukan perencanaan keuangan
    Melakukan perencanaan keuangan yang baik dapat membantu Anda mencapai tujuan keuangan di masa pensiun. Perencanaan keuangan terdiri dari pengelolaan utang, asuransi, dan investasi. Jangan menunda untuk melakukan perencanaan; lakukan sejak Anda mulai produktif untuk pertama kalinya, atau jika itu sudah berlalu, lakukan mulai sekarang juga.

 

  1. Pelajari program pensiun di perusahaan tempat kerja Anda
    Di banyak perusahaan diterapkan program pensiun, yang pada intinya merupakan fasilitasi perusahaan untuk Anda dapat mengumpulkan dana pensiun. Anda perlu mempelajari tentang program pensiun di perusahaan tempat kerja Anda, dan memanfaatkannya semaksimal mungkin bagi tujuan keuangan Anda. Program pensiun perusahaan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masa pensiun Anda kelak.

 

  1. Cari dan cermati informasi tentang produk keuangan
    Ketahui dan pantau berbagai informasi tentang produk keuangan yang tersedia di pasar, seperti reksadana, obligasi, atau saham. Apa saja potensi dan risikonya, baik dan buruknya, masing-masing? Mana yang lebih mendukung tujuan keuangan Anda? Semua informasi tersebut membantu Anda membuat keputusan investasi yang tepat, yang berguna untuk masa pensiun Anda.

 

  1. Pertimbangkan untuk tetap produktif di masa pensiun
    Mempertimbangkan untuk tetap bekerja atau berbisnis di masa pensiun dapat membantu Anda memperoleh pendapatan tambahan dan memperpanjang masa kerja. Hal ini juga dapat membantu seseorang menjaga kesehatan fisik dan mental di usia tua. Jika tetap produktif adalah hal yang Anda minati dan Anda mampu melakukannya, mengapa tidak? Kebutuhan hidup masa pensiun akan lebih ringan jika Anda tetap produktif..

“Sebab siapa yang di antara kamu ingin mendirikan menara, ia tidak duduk dahulu dan menghitung berapa banyak biayanya, apakah cukup untuk menyelesaikan pekerjaannya? Kalau tidak, sesudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya itu, semua orang yang melihatnya akan mulai mencemoohnya, kata mereka: Orang ini mulai mendirikan menara, tetapi tidak dapat menyelesaikannya.” – Lukas 14:28-30

Di ayat ini, Yesus mengajarkan bahwa sebelum memulai suatu proyek atau pekerjaan, seseorang harus merencanakan dengan baik dan menghitung biayanya terlebih dahulu agar dapat menyelesaikannya dengan baik. Hal ini juga berlaku dalam kehidupan kita. Setiap orang perlu memiliki perencanaan yang baik berdasarkan perhitungan yang bijak untuk mencapai tujuan hidup serta mempersiapkan masa depan dengan baik. Salah satunya yang terpenting, mempersiapkan diri untuk menghadapi masa pensiun saat lansia nanti. Maukah Anda melakukannya?

Selamat merencanakan pensiun Anda secara cerdas; Tuhan beserta kita dan memberkati kita.

2023-03-30T10:46:39+07:00