//14/07/17 – Kemerdekaan yang baru (1)

14/07/17 – Kemerdekaan yang baru (1)

Jumat, 14/07/2017

KEMERDEKAAN YANG BARU (1)

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus
Roma 7:1-12

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
1. Hal apakah yang akan terjadi atas seseorang selama ia hidup dan apa gambarannya? (ay. 1-3)
2. Mengapa kita dituntut untuk mati bagi diri sendiri? Apa artinya kita merdeka dalam kehidupan yang baru? (ay. 4-6)
3. Mengapa dosa mulai hidup ketika justru kita yang mati? Mengapa hukum Taurat yang baik dan benar itu bisa membunuh kita? (ay. 7-12)

PENGAJARAN:
Hukum Taurat tidak mungkin dibatalkan tanpa Yesus datang. Yesus harus datang untuk menggenapkan hukum Taurat dengan mati di atas kayu salib, maka tuntutan hukum Taurat itu batal oleh kasih karunia, bukan karena kebenarannya tidak berlaku lagi, tetapi karena Yesus telah menggenapinya dengan sempurna. Karena Hukum Taurat adalah “suami” kita yang pertama, ikatan “pernikahan” kita dengannya harus terputus oleh kematian dahulu agar kita bisa “menikah” lagi dengan “suami” yang baru. Ini berarti kita mati bersama Yesus dan dikuburkan dalam baptisan. Ketika kita bangkit bersama Yesus dalam manusia baru, kita memiliki kemerdekaan untuk “menikah” dengan “suami” kedua, yaitu Yesus. Yesus sebagai “suami” kedua kita telah mengendalikan dan menaklukkan dosa dengan mengutus Anak-Nya yang mati di kayu salib demi kita, lalu kini memiliki dan melindungi hidup kita selamanya. Sudahkah Anda melihat dan menyadari kebenaran yang memerdekakan ini? Apa respons Anda terhadapnya?

2017-06-16T08:56:45+00:00