10/10/19

Kamis, 10/10/2019

  • Bacaan: Yeremia 19-20; Kisah Para Rasul 6-7
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman PB: Kisah Para Rasul 7:44-50

  1. Bacalah beberapa kali perikop ini di hadirat Tuhan!
  2. Lakukan langkah M1 dan M2 (baca bagian PETUNJUK 4 LANGKAH BELAJAR ALKITAB/4M di awal materi). Pelajari dan catatlah hal-hal yang didapatkan dari kedua langkah itu.
  3. Catatlah hasil perenungan pribadi Anda hari ini dan buatlah rencana M3 dan M4 yang akan Anda lakukan.

 

Renungan PB:

Mengapa hati manusia sering kali berniat secara naluriah untuk membuat berhala/tempat sesajen/tempat memasang dupa? Karena manusia mengekpresikan isi hati dan naluri alamiahnya berupa kerinduan untuk menyembah Sang Pencipta. Itulah sebabnya, Tuhan memberikan perintah pada Musa untuk membuat Kemah Kesaksian di padang gurun. Kemah itu dibawa masuk ke tanah Kanaan. Ketika Daud menjadi raja, ia ingin sekali untuk mendirikan suatu tempat kediaman bagi Allah. Namun, hanya Salomo, anak Daud, yang ditentukan Tuhan untuk mendirikannya. Kemudian, Tuhan pun menegur orang-orang Israel melalui Nabi Yesaya, “Yang Mahatinggi tidak diam di dalam apa yang dibuat oleh tangan manusia… Langit adalah takhta-Ku, dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku. Rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku, demikian Firman Tuhan, tempat apakah yang akan menjadi perhentian-Ku? Bukankah tangan-Ku sendiri yang membuat semuanya ini?” Mengapa Tuhan tidak berkenan dengan fasilitas ini? Dia hanya mau tinggal di dalam diri manusia sebagai ciptaan baru. Itulah sebabnya tubuh kita disebut bait Roh Kudus. Mari, jagalah Bait Allah Roh Kudus dengan benar dan suci agar Dia betah tinggal di dalamnya.

2019-09-27T10:12:06+07:00