//Bahan Saat Teduh 21 – 27 Des 2009

Bahan Saat Teduh 21 – 27 Des 2009

Kamis 24/12/09

YUSUF SELALU MENDAPAT TUNTUNAN ILAHI

Bacaan Firman Tuhan hari ini: Matius 2:19-23.

M1 (Menerima)
Empat hari ini kita telah belajar firman Tuhan tentang Yusuf, pernahkah terlintas di dalam benak Anda bagaimana perasaan Yusuf menghadapi semua masalahnya? Coba tempatkan posisi Anda pada posisi Yusuf, dan bayangkanlah bagaimana Anda berkorban dengan membawa istri Anda mengungsi ke negara lain seperti Mesir. Setelah Anda merasa nyaman untuk menafkahi keluarga Anda dengan baik, tiba-tiba Anda mendapatkan mimpi dikunjungi oleh malaikat yang mengunjungi Anda dan menyuruh Anda kembali ke negara asal Anda di Israel. Pesan Malaikat adalah, "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya dan berangkatlah ke tanah Israel, karena mereka yang hendak membunuh Anak itu, sudah mati,"(Matius 2:20). Hal pertama yang muncul dalam pikiran adalah apa-apaan ini Tuhan? Tetapi kita bukanlah Yusuf yang melawan Tuhan. Yusuf sebagai suami yang takut akan Tuhan justru memilih untuk taat. Dengan demikian ia selalu dituntun oleh Tuhan. Rindukah Anda untuk hidup dalam tuntunan Ilahi? Kita sebagai anak-anak Allah memiliki hak istimewa seperti Yusuf, hanya apakah kita mau menggunakan sarana Ilahi ini demi kebaikan kita tergantung dari ketaatan kita.

M2 (Merenungkan)
1. Setelah Herodes mati, hal apakah yang dialami oleh Yusuf? (ayat 19).
2. Apa perintah Tuhan kepada Yusuf, suami Maria? (ayat 20).
3. Sebagai suami yang takut akan Tuhan, apa yang dialami oleh Yusuf? (ayat 21-23).

M3 (Melakukan)
Refleksikanlah kehidupan Yusuf ke dalam kehidupan Anda sehari-hari, hal apakah yang menghalangi Anda untuk taati kepada Tuhan? Rindukah hidup Anda selalu dituntun oleh Tuhan? Tuliskan komitmen Anda untuk dilakukan.

M4 (Membagikan)
Ceritakan kepada rekan-rekan apa pengalaman yang paling berkesan saat Anda taat kepada Tuhan.

Pokok Belajar Hari Ini:
Yusuf sebagai suami yang takut akan Tuhan selalu dituntun oleh Tuhan karena ketaatannya.

Ayat hafalan minggu ini:
"Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya,”(Lukas 2:14).

2019-09-25T09:52:15+07:00