Jum’at, 09 September 2011
PERANAN RASUL DAN SETIAP ORANG PERCAYA
Bacaan Firman: 1 Korintus 3:10-11
Pertanyaan Renungan
1.Sesuai dengan kasih karunia Allah, peranan apakah yang dianugerahkan pada Paulus? Apakah peranan tiap-tiap orang? Bagaimanakah tiap-tiap orang harus bekerja? (Ayat 10).
2.Dasar apakah yang harus diletakkan atas bangunan Allah? (Ayat 11).
Renungan Firman:
Di dalam membangun rumah Tuhan, ada peranan rasul-rasul dan ada juga peranan setiap orang percaya. Rasul-rasul bertugas meletakkan dasar bangunan Allah, yaitu Yesus Kristus. Karena Yesus Kristus adalah fondasi dari setiap orang percaya (batu-batu hidup) yang dibangun di atasnya. Kristus bukanlah sekedar tokoh agama yang perlu kita contoh. Dia adalah sumber dan pelaku kehidupan kita. Kita bukan lagi berusaha meniru Kristus dengan kekuatan kita, tetapi Kristuslah yang harus menjadi kehidupan kita (Galatia 2:19-20). Kristuslah yang memikul segala kehidupan kita. Bayangkan kalau Kristus adalah fondasi kita, maka Dialah yang memikul beban seluruh batu-batu hidup yang dibangun di atas-Nya. Akibatnya, batu-batu hidup menjadi ringan, karena bukan mereka lagi yang memikul beban hidupnya, tetapi Kristus. Lalu, apakah tugas dari setiap orang percaya? Peranan dari setiap orang percaya adalah membangun di atas fondasi itu. Ternyata, semua orang percaya (tiap-tiap orang) adalah pembangun rumah Tuhan. Banyak orang Kristen tidak memahami kebenaran ini. Mereka berpikir bahwa tugas membangun rumah Tuhan adalah tugas pemimpin-pemimpin dan rasul-rasul, sedangkan tugas mereka adalah menjadi batu-batu hidup yang pasif dan menunggu untuk dibangun oleh rasul-rasul dan pemimpin-pemimpin. Itu tidak tepat. Setiap orang adalah pembangun-pembangun rumah Tuhan di atas fondasi (Yesus Kristus) yang telah diletakkan oleh rasul-rasul.